7 Alasan Mengapa Anak Susah Makan Dan Solusi Cerdasnya

Orang tua mana yang tidak ingin melihat anaknya tumbuh dengan sehat dan tercukupi segala kebutuhan jasmani dan rohaninya. Memiliki anak yang sehat merupakan dambaan setiap orang tua. Namun ada pula masalah yang dihadapi orang tua ketika memiliki anak yang susah makan dan susah gemuk. Ini adalah tantangan bagi kita untuk bisa menjadikan anak kita untuk mau makan dan memiliki nafsu makan yang baik, sehingga pertumbuhan mereka normal (tidak kurus).

Anak yang susah makan (makan sedikit) akan mudah terserang penyakit, sebab asupan yang masuk kedalam tubuhnya tidak memiliki banyak gizi atau protein yang mampu memberikan perlindungan kepada tubuhnya.

Faktor penyebab anak susah makan

anak-susah-makan

Banyak faktor yang mempengaruhi anak menjadi susah makan, diantaranya adalah gizi yang kurang dan tidak seimbang. Masalah gizi yang kurang seimbang antara asupan makanan dengan usia anak bisa jadi penyebab mengapa anak susah menjadi gemuk dan susah makan. Berikan perhatian penuh terhadap gizi anak agar bisa menucukupi kebutuhan gizi dan nutrisi untuk perkembangan dirinya.

1. Anak susah makan di usia sekolah

Anak usia dini antara usia 5-10 tahun paling rentan mengalami depresi ketika mau makan. Akibatnya mereka menjadi tidak suka makan dan bahkan tidak ada nafsu makan sama sekali. Semakin tumbuh dan berkembang anak sesuai dengan umurnya, semakin anak membutuhkan asupan makanan yang bergizi yang sesuai dengan usia mereka.

Aktifitas anak usia sekolah sangat butuh perhatian akan nutrisi dan makanan yang bergizi agar tidak mudah gampang sakit. Anak menjadi sangat sibuk dan akhirnya pola makan serta asupan makanan bisa berkurang akibat kegiatan padat mereka di sekolah.

Bagi orang tua ini sangat penting untuk diperhatikan agar kegiatan anak jangan sampai menggangu pola makan yang seharusnya dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Apabila anak memang harus mengerjakan tugas sekolah yang padat di rumah, bantulah untuk membuatkan bekal makanan kesukaannya.

Baca juga : 7 Tips Melatih Anak Suka Bangun Pagi

2. Susah makan karena penyakit atau sedang sakit

Hal yang lain mungkin penyebab anak menjadi susah makan adalah ketika sedang sakit. Ketika seorang anak dalam keadaan sakit akan mengakibatkan nafsu makan berkurang. Misalnya saja sakit influenza atau batuk. Anak akan sering menolak untuk diajak makan ketika mereka sedang sakit flu dan batuk, karena mereka tidak bisa makan secara normal dan aroma makanan terganggu.

Bisa juga penyebab anak tidak mau makan karena (mungkin) ada penyakit seperti TBC atau terdapat infeksi yang mungkin menyebabkan anak tidak mau nafsu makan. Segera periksakan ke dokter ahli apakah ada penyakit-penyakit yang menyebabkan anak tidak memiliki nafsu makan yang baik. Dan jangan lupa untuk memberikan vitamin kepada dokter ketika anak anda sedang sakit.

3. Cara penyajian makanan yang salah

Bisa jadi anak menjadi malas makan karena menu penyajian di rumah yang tidak sesuai dengan selera mereka atau anak bosan dengan menu yang tidak variatif. Orang tua harus pintar-pintar mengolah menu makanan agar anak tidak merasa bosan dengan menu yang ada.

Selain menu yang kurang variatif, bisa jadi olahan makanan yang tidak sesuai dengan asupan gizi anak yang tidak membuat mereka berkembang sebagaimana mestinya. Misalnya saja pengolahan makanan yang salah sehingga kandungan protein dan nilai gizi hilang ketika dalam proses pemasakan.

Cobalah untuk membuat menu variasi setiap harinya agar anak tidak susah makan dan menjadi tertarik untuk mencoba menu cerdas anda untuk menu harian mereka, sehingga mereka tidak lagi menolak makanan baru yang disajikan kepadanya setiap hari.

4. Membiarkan anak makan sambil menonton

Kebanyakan orang tua membiarkan anak makan dalam keadaan sambil menonton televisi. Padahal cara ini sangat tidak dianjurkan. Anak akan lama sekali dalam mengunyah makanan dan menelannya ke dalam perut. Sehingga proses makan-pun akan menjadi lama, dan anak pun terbiasa untuk makan dalam tempo yang sangat lama, sehingga anak akan terbiasa untuk mengemut makanan ketimbang menelannya langsung.

Baca juga : 5 Tips Jitu Mengatasi Masalah Konsentrasi Anak

Perhatikan jika anak makan dalam kondisi menonton televisi kesukaannya, jangan biarkan mereka untuk diam sejenak menonton televisi atau mengemut makanannya. Mintalah mereka untuk mengunyah dan langsung menelannya. Segera matikan televisi dan mengajak anak untuk menghabiskan makanan, dan katakan kepada mereka jika mereka cepat menghabiskan makan, Anda punya acara spesial buat mereka.

5. Waktu makan yang tidak teratur

Bisa karena biasa, seperti itulah pepatah yang selalu didengungkan orang tua. Jika anak terbiasa dengan jam makan yang teratur, biasanya mereka tidak akan susah makan karena jam biologis mereka sudah di-set dengan teratur. Ingatkan kepada anak ketika mereka mulai melanggar jam makannya.

Biasakan pula untuk makan bersama keluarga agar anak merasakan kehangatan dan kedekatan dengan keluarga. Ini akan membuat anak untuk tidak susah makan, karena mereka tahu akan jadwal makan yang teratur dalam keluarga.

6. Makan yang dipaksa

Salah satu alasang kenapa anak susah makan adalah ketika mereka menerima pemaksaan dari orang tua yang mengharuskan mereka makan. Walaupun sebagai orang tua, kita tidak boleh memaksakan anak untuk segera makan, cukup dengan mengingatkan kepada anak bahwa sudah waktunya untuk segera makan. Ucapan yang halus serta berwibawa akan mudah teringat selamanya oleh anak, ketimbang teriakan yang memekikkan telinga anak yang justru mereka akan menjauhi perintah Anda untuk segera makan.

7. Anak dibiasakan makan fast food

Fast food atau selanjutnya dikenal juga dengan sebutan junk food adalah menu favorit anak-anak sekarang. Banyak orang tua yang terjebak membiasakan anak makan makanan fast food, sehingga ini menjadi penyebab anak susah makan ketika mereka berada di rumah mereka tidak mau menu yang disajikan, karena terbiasa dengan makanan fast food tadi.

Keberadaan fast food tidak bisa dihindari, caranya adalah dengan membuat makanan fast food sendiri di rumah dengan menambahkan bahan makanan yang bergizi tinggi di sela-sela makanan fast food buatan Anda sendiri. Dengan demikian anak tidak merasa mereka tengah di jauhkan dari makanan favorit mereka.

Sebenarnya banyak cara cerdas yang bisa anda lakukan untuk membuat anak tidak keranjingan makanan olahan fast food. Anda bisa meng-kreasi-kan makanan fast food ciptaan Anda di rumah tanpa merubah rasa dan menambahkan makanan bergizi tinggi kepada anak. Mungkin Anda juga tertarik untuk membaca artikel kami seputar makanan, seperti Rahasia Resep Bubur Ayam Sederhana

error: Content is protected !!