Cara Bagaimana Anak Menjadi Patuh Kepada Orang Tua

Anak  adalah titipan Allah swt. yang harus kita jaga dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Banyak anak yang bisa membantu orang tuanya mendapatkan surganya, dan banyak pula anak yang bisa menyeret orang tuanya masuk ke dalam neraka. Mendidik dan mengasuh anak sudah menjadi kewajiban para orang tua agar anak besarnya nanti menjadi anak yang taat kepada Allah dan menghormati serta patuh perintah orang tua, menjalankan perintah shalat 5 waktu sehari semalam serta berguna bagi agama, keluarga dan bangsa kelak mereka nanti dewasa.

Bukan hal yang mudah untuk bisa mendidik anak agar nanti besarnya bisa menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki tanggung jawab yang besar untuk dirinya sendiri dan orang lain dalam cakupan yang lebih besar lagi.

bahaya game bagi anak

Mendidik anak agar menjadi anak yang berbakti patuh dan taat kepada orang tua haruslah dengan cara-cara yang sudah diajarkan dalam agama islam. Kita sebagai orang tua seharusnya sudah tahu bagaimana cara agar anak kita patuh dan taat kepada perintah agama (khususnya) dan juga taat kepada perintah dan nasihat orang tua.

Baca juga : Bahaya main Game buat Anak

Lisan yang kita gunakan memang jangan dipakai sembarangan dalam memanggil anak. Karena lisan kita (sebagai orang tua) akan menjadi doa yang manjur kepada anak kita. Janganlah memanggil anak kita dengan perkataan yang hina atau merendahkan mereka. Panggilah nama anak dengan panggilan yang baik dan bisa membuat mereka taat akan panggilan kita.

Sebagai orang tua kita juga harus menjaga lisan kita dari perkataan yang sia-sia atau membuat anak menjadi enggan untuk menuruti apa-apa perintah dari si orang tuanya.

Dengan banyak membaca Al qur’an, orang tua Inshaa Allah akan membuat anak menjadi patuh kepada perintah kita, karena lisan kita jaga dan kita rawat dengan memperbanyak membaca Al qur’an.

Al Qur’an adalah pedoman hidup kita, jadi sudah sewajarnya kita kembalikan urusan anak dan permasalahannya kepada Al Qur’an. Jika anak suka membantah, janganlah menghardiknya, perbanyaklah istighfar, mungkin ada perkataan kita yang kita rasa ada salahnya, dan kita kembalikan ke Al Qur’an dan perbanyak membacanya.

Insha Allah dengan membaca Al Qur’an, anak akan semakin peka akan apa yang diucapkan oleh lisan orang tuanya.

Baca juga : Stop Membandingkan Anak dengan anak yang lain, ini alasannya

 

 

 

error: Content is protected !!